Home Berita Penyelenggaraan Evaluasi dalam Rangka Menjamin Kesinambungan Program JKN/KIS

Penyelenggaraan Evaluasi dalam Rangka Menjamin Kesinambungan Program JKN/KIS

446
0

Jaminan Kesehatan Nasional telah dilaksanakan sejak tahun 2014, terdapat banyak capaian keberhasilan yang telah diraih antara lain cakupan kepesertaan JKN telah mencapai 222,5 Juta Jiwa atau 84% dari seluruh penduduk Indonesia. Selain itu implementasi JKN juga telah terbukti memperbaiki akses peserta untuk memperoleh pelayanan kesehatan, dilihat dari peningkatan jumlah kunjungan peserta setiap tahunnya. Program JKN juga berkontribusi menurunkan biaya pelayanan kesehatan dari kantong masyarakat sendiri, ditandai dengan penurunan out of pocket dari data NHA, dari 53% pada tahun 2013 menjadi 31% di tahun 2017. Hal tersebut menunjukkan bahwa rumah tangga sudah mempunyai sumber pembiayaan berupa jaminan kesehatan untuk membiayai pelayanan kesehatan. Namun demikian masih terdapat berbagai tantangan dalam implementasinya baik dari aspek kepesertaan, pelayanan kesehatan, pembiayaan maupun aspek supply side. 

“Selama hampir lima tahun pelaksanaan program JKN begitu banyak perkembangan serta permasalahan-permasalahan yang terjadi di lapangan,” demikian disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan drg. Oscar Primadi, MPH dalam acara pembukaan pertemuan evaluasi penyelenggaraan Program JKN/KIS yang telah diselenggarakan di dua regional yaitu Palembang (25-27 Juli 2019) dan Bali (5-7 Agustus 2019). Selanjutnya Sekretaris Jenderal menyampaikan bahwa salah satu tantangan dalam pelaksanaan Program JKN/KIS adalah kualitas pelayanan kesehatan primer yang dilaksanakan oleh FKTP. Hal ini berhubungan erat dengan efektifitas dan efisiensi pembiayaan pada pelayanan kesehatan tersebut. Program JKN mengedepankan efektifitas dan efisiensi dengan sistem pembiayaan yang ada,  di sisi lain pemberi layanan harus memberikan pelayanan yang berkualitas dan bermutu. Dua sisi inilah yang sebenarnya harus diselaraskan sehingga tujuan untuk efektifitas dan efisiensi demi keberlangsungan program JKN-KIS tidak mengurangi mutu pelayanan. 

Pertemuan ini diselenggarakan oleh Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan sebagai bagian dari kegiatan monitoring dan evaluasi, sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Pertemuan dihadiri oleh perwakilan dari seluruh Kepala Dinas Kesehatan Propinsi, RS vertikal, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota terpilih, RS Propinsi terpilih, RS Kabupaten/Kota terpilih, RS Swasta terpilih, RS TNI/POLRI, Puskesmas terpilih, fasilitas kesehatan tingkat pertama swasta terpilih dan lintas sektor terkait (Perhimpunan RS Seluruh Indonesia/ PERSI, Asosiasi RS se Indonesia/ARSADA, dan Asosiasi Dinas Kesehatan/ADINKES).

***

Materi pertemuan dapat diunduh pada link berikut:

Materi Pertemuan Evaluasi Penyelenggaran JKN/KIS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here