Mengidentifikasi Dan Memprioritaskan Topik Penilaian Teknologi Kesehatan: Tahun 2020

0
445

Dengan ditetapkannya Universal Health Coverage (UHC) sebagai komitmen global, maka semua sistem kesehatan menghadapi tantangan mendasar untuk mengalokasikan sumber daya kesehatan yang terbatas dan bersaing dengan permintaan tak terbatas untuk pelayanan kesehatan. Terdapat kebutuhan untuk mengalokasikan pembiayaan dan kebutuhan sumber daya dengan sebaik-baiknya sehingga penentuan layanan kesehatan yang menjadi prioritas menjadi isu penting dan mulai diterapkan di berbagai tingkatan untuk memastikan bahwa sumber daya kesehatan yang terbatas dapat digunakan secara cost-effective untuk menghasilkan paket manfaat yang sesuai dengan kebutuhan.

Health Technology Assessment (HTA) telah diakui sebagai salah satu fondasi penting untuk mencapai dan mempertahankan UHC, dan saat ini telah di aplikasikan oleh berbagai negara untuk mendapatkan keputusan terbaik dari sumber daya yang ada untuk memberikan layanan kesehatan secara maksimal dari sisi klinis maupun biaya. Pelaksanaan HTA untuk program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Indonesia dilaksanakan oleh Komite Penilaian Teknologi Kesehatan (Komite PTK) untuk membantu para penentu kebijakan memutuskan apakah suatu teknologi kesehatan memiliki value for money jika hendak dijamin ke dalam paket manfaat program JKN (lebih lanjut mengenai Komite PTK dapat melihat https://ppjk.kemkes.go.id/hta/profil-hta/).

Dalam menetapkan topik asesmen PTK, komite PTK akan melakukan prioritasi terhadap topik-topik yang potensial untuk dikaji. Topik ini dapat diperoleh secara pasif dengan menunggu masukan topik atau secara aktif bersurat untuk usulan topik PTK kepada para stakeholder dari jajaran Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan, rumah sakit, organisasi profesi, industri farmasi dan alat kesehatan, serta akademisi melalui fakultas dan pusat studi. Pada umumnya, topik yang diusulkan adalah yang memenuhi salah satu dari karakteristik high volume, high cost, high risk dan high variability, atau pertimbangan lain dengan mempertimbangkan besaran masalah dan konteks kepentingan dari topik yang diusulkan. Dalam mengajukan topik, terdapat formulir usulan topik untuk di lengkapi yang berisi informasi mengenai identitas pengusul, informasi mengenai teknologi kesehatan yang diusulkan, besaran masalah dan potensi yang mungkin timbul, dll.

Komite PTK melalui Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan (PPJK) saat ini mengundang seluruh stakeholder terkait untuk mengajukan usulan topik untuk dilakukan asesmen HTA tahun 2020 yang dikeluarkan melalui surat Kepala Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan Nomor JP.03.01/4/2615/2019 tanggal 15 Oktober 2019 dan ditunggu paling lambat tanggal 20 Januari 2020. Semua usulan topik akan diseleksi prioritas topik dengan mengacu pada berbagai aspek dan bukti. Namun demikian, usulan topik yang masuk setelah tanggal 20 Januari 2020 tetap diterima oleh sekretariat Komite PTK untuk kemudian dimasukan dalam periode penentuan topik prioritas berikutnya. Untuk memperoleh formulir usulan topik PTK tahun 2020, dapat diunduh melalui link ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here