Laporan Kinerja PPJK Tahun 2019

0
477
Lakip PPJK 2019

       Laporan Kinerja yang disusun Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan (PPJK) merupakan bentuk akuntabilitas dari pelaksanaan kegiatan atas Perjanjian Kinerja (PK) yang telah ditetapkan pada tahun 2019. Indikator dan target kinerja yang dimaksud  1) Jumlah pedoman penguatan secondary prevention pelayanan kesehatan dalam JKN sebanyak 2 dokumen; 2) Jumlah hasil studi/ monitoring dan evaluasi pelaksanaan pengembangan pembiayaan kesehatan & JKN/KIS sebanyak 5 dokumen; dan 3) Jumlah dokumen hasil Health Technology Assessment (HTA) yang disampaikan kepada Menteri Kesehatan sebanyak 8 dokumen. Selain target kinerja yang masuk dalam Perjanjian Kinerja, PPJK memiliki target kinerja jumlah penduduk yang menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebanyak 96,8 juta jiwa

       Perhitungan atas kinerja tersebut dilakukan dengan membandingkan antara indikator kinerja yang telah dilaksanakan di tahun 2019 dengan yang telah ditetapkan dalam Perjanjian Kinerja. Untuk mewujudkan pencapaian kinerja tersebut, PPJK didukung dengan jumlah Anggaran sebesar Rp 35.944.877.528.000. Dengan Anggaran Bantuan Sosial PBI JKN sebesar Rp 35.912.800.000.000; Belanja Barang sebesar Rp 30.430.591.000; dan Belanja Modal Sebesar Rp 1.646.937.000.

       Hasil pencapaian kinerja PPJK di tahun 2019 diperoleh jumlah pedoman penguatan secondary prevention pelayanan kesehatan dalam JKN tercapai sebanyak 2 dokumen, jumlah hasil kajian/monev pengembangan pembiayaan kesehatan dan JKN/KIS dengan capaian 7 dokumen. Sedangkan untuk indikator jumlah dokumen hasil Health Technology Assessment (HTA) yang disampaikan kepada Menteri Kesehatan  dengan capaian 3 dokumen serta Indikator jumlah penduduk yang menjadi peserta PBI sebanyak 96,51 juta jiwa.

       Hasil pencapaian kinerja ini didukung dengan anggaran yang memadai, SDM PPJK yang komitmen terhadap pencapaian kinerja, serta ketersediaan sarana dan prasarana pendukung kerja. Upaya untuk meningkatkan pencapaian kinerja pada tahun berikutnya perlu melakukan upaya, di antaranya:

  1. Berkoordinasi dan bekerja sama dengan asosiasi dan organisasi profesi kesehatan dan pihak terkait lainnya dalam pencapaian target kinerja.
  2. Meningkatkan kompetensi SDM terkait pengembangan pembiayaan Kesehatan dan jaminan Kesehatan.
  3. Melakukan pemantauan secara berkala terkait pencapaian target indikator kinerja beserta anggarannya, serta pembahasan kendala/permasalahan dan solusi penyelesaiannya.

Penyusunan laporan kinerja ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai gambaran pelaksanaan kegiatan Pengembangan Pembiayaan Kesehatan dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), serta dapat digunakan sebagai bahan evaluasi atas pencapaian kinerja dan bahan perbaikan kinerja di tahun-tahun mendatang.

Untuk LAKIP PPJK 2019  dapat di download disini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here