Diseminasi Proses Pengumpulan Usulan Topik Penilaian Teknologi Kesehatan Tahun 2021

Oleh ARMANSYAH PUTRA PRATAMA UNO - March 05, 2021 80 dilihat  0 dibagikan




Mekanisme penetapan prioritas (priority settings) merupakan hal penting dalam mendorong terciptanya proses penetapan kebijakan berbasis bukti (evidence-informed policy-making) dalam mendukung tercapainya Universal Health Coverage (UHC) dalam rangka memanfaatkan sumber daya se-efisien mungkin. Penilaian Teknologi Kesehatan (PTK) untuk program Jaminan Kesehatan yang dilaksanakan oleh Komite PTK (KPTK) telah berjalan memasuki tahun ke enam, berdasarkan mekanisme kerja PTK yang tertuang pada Permenkes nomor 51/2017 tentang Pedoman Penilaian Teknologi Kesehatan, maka mekanisme penetapan prioritas dilaksanakan pada tahap pre-assessment dan appraisal (Permenkes 51/2017 dapat diperoleh pada link ini).

Khususnya pada tahap pre-assessment, KPTK melakukan seleksi dan prioritisasi terhadap daftar usulan topik untuk dilakukan studi PTK. Daftar usulan topik untuk studi PTK dikumpulkan secara aktif oleh KPTK dengan mengidentifikasi masalah yang terjadi dalam program JKN, maupun secara pasif dengan menerima usulan topik yang diajukan oleh stakeholder kunci (key stakeholders) seperti asosiasi profesi, rumah sakit, BPJS Kesehatan, universitas, industri farmasi dan alat kesehatan, pusat-pusat studi maupun unit-unit di Kementerian Kesehatan. Namun demikian, KPTK perlu secara aktif bersurat kepada para stakeholder tersebut untuk dapat memberikan usulan topik studi PTK dengan memberikan penjelasan yang bersifat umum mengenai lingkup kerja KPTK serta ketentuan-ketentuan dalam proses pengusulan topik PTK.

Pada hari Rabu, tanggal 2 Desember 2020, KPTK bersama dengan Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan (PPJK) telah melaksanakan Diseminasi Proses Pengumpulan Usulan Topik Penilaian Teknologi Kesehatan Tahun 2021 yang dihadiri berbagai stakeholder kunci. Pertemuan diawali dengan laporan ketua panitia oleh Kepala Bidang Evaluasi Ekonomi Pembiayaan Kesehatan, drg. Armansyah, MPPM, yang dilanjutkan dengan sambutan dan pembukaan pertemuan oleh Kepala PPJK, dr. Kalsum Komaryani, MPPM. Materi pertama disampaikan oleh Ketua Komite PTK periode 2020 – 2023, Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, Sp.OG (K), MPH mengenai PTK di Indonesia, dan materi kedua disampaikan oleh Wakil Ketua Komite PTK, Prof. Budi Hidayat, SKM, MPPM, PhD mengenai Proses Pengumpulan Usulan Topik PTK.

Secara garis besar, dalam pertemuan ini disampaikan mengenai perkembangan KPTK sejak di bentuk tahun 2014 hingga saat ini, berbagai tantangan telah teridentifikasi dan berbagai strategi telah dirancang untuk meningkatkan engagement dengan seluruh stakeholders, optimalisasi penggunaan real world data / evidence dalam studi PTK, peningkatan jumlah dan kapasitas agen studi PTK, optimalisasi pendanaan, diseminasi informasi, peningkatan kemitraan, penerimaan dan kepatuhan terhadap hasil studi PTK, kolaborasi dengan perguruan tinggi, RS pendidikan, organisasi profesi dan stakeholder lainnya.

Prioritisasi dilakukan oleh KPTK mengingat adanya keterbatasan sumber daya dalam pelaksanaan topik PTK. Topik PTK yang dipilih setidaknya harus memiliki implikasi dengan aspek luaran klinis, ekonomi dan dampaknya terhadap anggaran negara (budget impact). Kriteria studi PTK umumnya bersifat high volumehigh cost dan high risk yang berdampak besar (high impact) terhadap efisiensi pembiayaan dan luaran kesehatan, dengan konsideran lainnya yang dinilai dalam penentuan topik PTK. Forum ini dilaksanakan secara terbuka bagi para stakeholder terkait untuk berdiskusi terkait topik yang diusulkan. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada KPTK seputar usulan dan syarat pengajuan topik, penetapan prioritas  topik dan strategi KPTK di masa mendatang. Pada pertemuan ini juga hadir ketua Dewan Pertimbangan Klinis (DPK), Prof. Dr. dr. Agus Purwadianto, Sp.F.(K) yang menyampaikan usulan agar topik prioritas juga dapat berfokus pada penyakit katastropik dan teknologi kesehatan yang bersifat pencegahan.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, para stakeholder kunci diharapkan dapat secara aktif mengajukan usulan topik sesuai dengan formulir pengajuan topik yang dilengkapi dengan proposal topik dan lampiran data pendukung untuk mempermudah penilaian prioritas topik oleh KPTK. Usulan topik ditunggu sampai tanggal 15 Desember 2020 dengan mengirimkan kelengkapan pengajuan topik kepada sekretariat KPTK melalui email kptk.online@gmail.com atau melalui surat kepada Kepala PPJK dengan tembusan Ketua Komite PTK. Permintaan resmi usulan topik dan formulir usulan topik dapat diperoleh pada link ini.

Materi pertemuan dan summary Q&A dapat di unduh pada link ini.


Tinggalkan Komentar Anda :

Komentar Anda :*
Nama Lengkap :*
Email Anda :*
Situs Website :




0 Komentar